utopiaumc

Semakin Maraknya Perbincangan Netflix Tidak Dapat Diakses Melalui Internet Indihome

Semakin Maraknya Perbincangan Netflix Tidak Dapat Diakses Melalui Internet Indihome – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate meminta PT Telkom Indonesia (Persero) dan Netflix bisa duduk bersama untuk menyelesaikan masalah ‘pemblokiran’ layanan film streaming itu.

Menurut Johnny, pemblokiran itu masuk ke ranah hubungan  antar bisnis (business to business) yang memperhitungkan keuntungan dan kerugian perusahaan.

“Kami harapkan agar Telkom dan Netflix bisa dapat segera diselesaikan secara bisnis to bisnis,” kata Johnny

Johnny sesungguhnya tidak setuju dengan penggunaan kata ‘blokir’. Pasalnya pemblokiran tersebut adalah urusan bisnis. Ia percaya tanpa saran pun, pihak Telkom dan Netflix akan membicarakan urusan bisnis ini.

“Jangan sampai Telkomsel dibilang memblokir Netflix. Tak begitu juga. Bicarakan, supaya saling mendapat manfaat,” kata Johnny.

Beberapa waktu lalu, Johnny juga mengatakan pemblokiran salah satu layanan media streaming digital Netflix yang dilakukan Telkom adalah persoalan bisnis sehingga pihaknya tak memiliki wewenang untuk terlibat lebih jauh.

“Kalau masalah bisnis kita serahkan B2B (bussiness to bussiness), mungkin ada hal yang sifatnya komersial. Kalau dari sisi pemerintah, yang terpenting taat aturan,” ujar Johnny kepada wartawan saat Open House Natal di kediamannya, Jakarta, Rabu (25/12).

Semakin Maraknya Perbincangan Netflix Tidak Dapat Diakses Melalui Internet Indihome

Netflix diblokir Telkom pada Maret 2019. Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) menilai ada dugaan persaingan tidak sehat yang dilakukan Telkom terhadap Netflix.

Dugaan persaingan tidak sehat Telkom terhadap Netflix berawal dari pemblokiran akses streaming oleh berbagai layanan internet anak usaha Telkom seperti Telkomsel, Indihome, dan Wifi.id.

Netflix dan operator seluler Telkomsel saat ini masih belum menemukan titik temu untuk saling “berdamai”. Telkomsel masih memblokir layanan Netflix dengan alasan konten yang tak aman.

Meski demikian, Direktur Utama Telkomsel yang baru, Emma Sri Martini mengatakan pihaknya sedang mempertimbangkan untuk membuka akses Netflix bagi pelanggan Telkomsel.

“Netflix dipertimbangkan, masih diblokir karena khawatir masalah regulasi,” kata Emma ditemui dalam acara CEO Talks di Menara Kompas.

Menurut Emma, ada jutaan pelanggan Telkomsel yang ternyata berusaha untuk mengakses Netflix meski diblokir.

“Secara ‘demand’ sih banyak. Ada empat Juta pengguna (Telkomsel) yang ingin akses (Netflix) per bulan,” ungkap Emma.

Emma menambahkan, sampai saat ini konten-konten Netflix dinilai masih belum aman dan belum sesuai dengan regulasi di Indonesia. Masih ada sejumlah konten yang memiliki unsur pornografi dan pelanggaran lain.

“(Regulasi) kita kan ada soal pornografi, SARA. Aturannya jelas. Sementara mereka (Netflix) mengacu pada aturan di Amerika Serikat yang lebih bebas,” tambah Emma.

Meski demikian, Emma tidak memberi penjelasan secara pasti, apakah Netflix akan diblokir seterusnya atau tidak.

Ia tetap beralasan bahwa faktor keamanan konten adalah hal yang dipertimbangkan ketika memutuskan akan tetap diblokir atau tidak.

Sejak 2016 Netflix sendiri mulai diblokir oleh grup Telkom (IndiHome, Wifi.id, Telkomsel) sejak 2016 lalu.

Kala itu, grup Telkom berdalih bahwa layanan streaming asal Amerika Serikat itu memang belum memenuhi syarat dan ketentuan konten di Indonesia.

Kemudian pada 2017 lalu, pihak grup Telkom sempat melunak dan menyatakan berencana untuk mencabut pemblokiran ini.

Pada awal 2019, sejumlah pelanggan IndiHome mengaku sudah bisa mengakses layanan Netflix tanpa harus mengakali dengan menggunakan VPN.

Namun sampai saat ini, belum ada keterangan resmi dari grup Telkom soal kepastian kapan pemblokiran Netflix akan dicabut sepenuhnya.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate membuka suara perihal layanan Netflix yang diblokir oleh salah satu provider, yakni Telkomsel. Menurutnya, hubungan keduanya tidak bisa diintervensi oleh siapapun, termasuk pemerintah.

“Kalau bisnis kita serahkan business to business, apa relasinya, mungkin ada hal yang sifatnya komersial,” katanya saat ditemui di kediamannya usai acara open house, Jakarta, Rabu (25/12).

Semakin Maraknya Perbincangan Netflix Tidak Dapat Diakses Melalui Internet Indihome

Layanan Netflix yang tidak bisa diakses ini banyak dikeluhkan oleh pemakai kartu tersebut. Berbeda dengan kasus Indoxxi yang menampilkan film ilegal, padahal di aplikasi Netflix semuanya adalah legal.

Meskipun begitu, berdasarkan pemikiran Johnny, film legal bukan hanya ada di Netflix semata. Melainkan juga ada di bioskop maupun televisi. “Kalau mau nonton legal di bioskop banyak, televisi banyak dimana-mana juga banyak tapi kita akan menyelesaikan kemudahan dan kenyamanan, termasuk Netflix,” ujarnya.

Ia pun meminta Netflix untuk mengatur film yang cocok dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Lebih baik lagi, apabila film garapan anak bangsa lebih ditonjolkan di aplikasi itu. “Kita minta pilihan film-film Indonesia semakin banyak, karenanya kerja sama Netflix dengan perfilman nasional itu juga harus lebih baik,” tandas dia.

Diharapkan, permasalahan antara kedua perusahaan tersebut dapat terselesaikan dengan segera. “Kami berharap bisa diselesaikan secara cepat, Ini kan lagi liburan, akhir tahun (operasional) Netflix pasti libur. Kita harap segera selesai,” tegasnya.

Namun belum lama ini seejumlah pengguna melaporkan sudah bisa mengakses Netflix melalui Indihome. Terlebih lagi, beberapa di antaranya mengatakan tidak membutuhkan VPN untuk menonton film favorit mereka di layanan streaming Netflix. Hal ini juga diakui Soraya Nur Aina. Kepada sejumlah pengakuannya di media, ia mengaku bisa mengakses aplikasi Netflix via smartphone melalui Telkom Indihome yang dipasang di kantornya. “Bisa diunduh semua (serial), bisa diputar juga,” katanya. Ia juga mengaku saat melakukan streaming, kecepatannya cukup stabil.

Pengakuan Soraya senada dengan beberapa warganet yang mengunggah beberapa tangkapan layar (screenshot) saat bisa mengakses Netflix melalui Indihome. Beberapa pengguna Telkomsel juga mengaku hal yang sama.

Namun tidak semua warganet beruntung. Beberapa di antaranya mengaku masih belum bisa memutar film atau serial apapun. Sebagian lain hanya bisa sukses masuk (log in) ke akun Netflix.

Belum ada pernyataan resmi dari pihak PT Telkom terkait terbukanya akses Netflix kali ini. (Update: Telkom Tegaskan Netflix Masih Diblokir) Kejadian terbuka blokir Netflix ini juga pernah terjadi awal Januari 2019 lalu. Saat itu, film koleksi Netflix bisa diakses menggunakan IndiHome tetapi hanya bisa ditonton melalui aplikasi Android dan iOS. Saat dikonfirmasi ke Telkom, mereka mengatakan masih memblokir Netflix. Tak lama setelah pernyataan Telkom keluar, akses ke Netflix untuk pengguna Indihome pun kembali tertutup.

Untuk diketahui, Telkom Group yang mencakup Indihome serta Telkomsel, telah memblokir akses Netflix tahun 2016 lalu. Alasannya kala itu, Netflix belum memenuhi regulasi. “Kami blokir Netflix karena tidak memiliki izin atau tidak sesuai aturan di Indonesia dan banyak memuat konten yang tidak diperbolehkan di negeri ini,” kata Dian Rachmawan, Direktur Consumer PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) saat itu.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate meminta agar Netflix dan Telkom Group segera menyelesaikan masalah pemblokiran ini secara business to business.  Head of Corporate Communications for Southeast Asia, Netflix, Leigh Wong mengatakan pihaknya masih terus berdiskusi dengan PT Telkom. “Saat ini kami masih terus melakukan komunikasi. Belum ada yang bisa saya sampaikan (hasilnya)”, katanya saat ditemui di acara kerja sama Netflix dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kamis (9/1/2020).